Green Cooperative: Model Inovatif Koperasi Agribisnis untuk Pertanian Organik dan Ekowisata

Authors

  • Nanik Risnawati Universitas Koperasi Indonesia

Abstract

Pertanian dan koperasi merupakan dua pilar penting dalam pembangunan ekonomi perdesaan di Indonesia. Dalam konteks transformasi ekonomi global yang mengarah pada keberlanjutan, muncul kebutuhan mendesak untuk mengembangkan model
kelembagaan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satu pendekatan yang kini mulai mendapat perhatian adalah pengembangan Green Cooperative, yaitu
koperasi yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam seluruh aspek operasionalnya, khususnya pada sektor pertanian organik dan ekowisata berbasis komunitas.

References

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Statistik Indonesia 2022. Jakarta: BPS RI.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik Wisata dan Ekowisata Indonesia. Jakarta: BPS RI.

Bank Indonesia. (2022). Laporan Tahunan UMKM dan Koperasi Indonesia 2022. Jakarta: BI.

Bappeda Provinsi Jawa Barat. (2022). Laporan Evaluasi Program Desa Wisata Agroekologis. Bandung: Bappeda Jabar.

Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Barat. (2023). Laporan Kinerja dan Kapasitas Koperasi di Jawa Barat. Bandung: Diskop UKM Jabar.

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat. (2022). Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Jawa Barat. Bandung: DLH Jabar.

FAO. (2022). The State of the World's Biodiversity for Food and Agriculture. Rome: Food and Agriculture Organization.

Honey, M. (2008). Ecotourism and Sustainable Development: Who Owns Paradise? (2nd ed.). Washington DC: Island Press.

Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2023). Data Statistik Perkoperasian Nasional Tahun 2023. Jakarta: KemenkopUKM.

Kementerian Pertanian RI. (2023). Statistik Pertanian Organik Nasional Tahun 2023. Jakarta: Kementan.

Mubyarto. (1998). Ekonomi Kerakyatan: Konsep, Kebijakan dan Strategi. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Nugroho, I., & Dahuri, R. (2012). Ekowisata: Konsep dan Pengembangannya. Jakarta: Rineka Cipta.

Rachman, B., Suhaeti, R. N., & Darwanto, D. H. (2019). Analisis Kelayakan Usaha Pertanian Organik di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi, 37(1), 35–50. https://doi.org/10.21082/jae.v37n1.2019.35-50

Sulistyani, A. (2020). Penguatan Green Cooperative dalam Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Desa. Jurnal Ekonomi Desa, 5(2), 44–59.

Syafrial, A., Nurhasanah, & Fitriani, E. (2022). Digitalisasi Koperasi dan Transformasi Agribisnis Berkelanjutan. Jurnal Inovasi Sosial dan Teknologi, 3(1), 21–33.

UN DESA. (2021). Cooperatives in Social Development: Sustainable Models. New York: United Nations Department of Economic and Social Affairs.

Universitas Padjadjaran. (2021). Riset Partisipasi Anggota Koperasi Pertanian di Jawa Barat. Bandung: Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNPAD.

Widiyanto, I. (2020). Peran Koperasi dalam Mendukung Agribisnis Petani Milenial. Prosiding Seminar Nasional Koperasi & UMKM. Jakarta: Kemenkop UKM.

Downloads

Published

2025-07-12